Sajak Malam

Kisah yang menderu,
Seorang tampak begitu pilu.
Tertegun dalam lautan waktu,
Bagai jiwa yang hilang arah di kalbu.

Langit pun seakan menangis
Di dekap malam yang dingin dan tipis.
Bolehkah aku ikut terisak,
Merintih pelan diantara sesak?

Kenangan datang bergilir,
Menghidupkan sepi yang mengalir.
Meringkuk diri sendiri,
Menemani sunyi hingga dini hari

rf: Rhea Azalea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *