
Banyak orang mengira kesulitan saat kuliah atau bekerja disebabkan oleh kurangnya kemampuan akademik. Padahal, tidak sedikit yang sebenarnya memiliki kemampuan yang baik, tetapi tertinggal karena kurang percaya diri dan tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Mereka takut bertanya saat tidak paham, ragu menyampaikan pendapat, dan akhirnya kehilangan banyak kesempatan untuk berkembang.
Di dunia nyata, kemampuan saja tidak cukup. Saat kuliah, kita dituntut untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan mencari informasi sendiri. Saat bekerja, kita harus mampu berkomunikasi dengan rekan kerja, atasan, maupun pelanggan. Jika hanya diam karena malu atau takut, maka kitalah yang akan paling dirugikan.
Karena itu, percaya diri dan komunikasi sebaiknya mulai dilatih sejak kecil. Anak-anak dapat dibiasakan berbicara di depan kelas, menyampaikan pendapat, atau mengerjakan proyek sederhana yang melibatkan interaksi dengan orang lain. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai situasi ketika dewasa nanti.
Namun, jika saat ini sudah SMA dan merasa masih kurang memiliki kedua skill tersebut, sebenarnya belum terlambat. Yang terpenting adalah mulai berani keluar dari zona nyaman. Tidak perlu langsung melakukan hal besar, cukup mulai dari langkah sederhana seperti berani bertanya ketika bingung, menyampaikan pendapat saat diskusi, atau mencoba berinteraksi dengan orang baru.
Percaya diri dan komunikasi adalah basic life skills yang memiliki dampak besar dalam kehidupan. Semakin sering dilatih, semakin mudah kita beradaptasi, belajar, dan memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Karena pada akhirnya, dunia akan lebih menghargai orang yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga berani mengomunikasikannya dengan baik.
Rf- Tifania Oktavia
