
Raya: Permisi, Pak Agus. Saya datang karena melihat informasi bahwa rumah Bapak sedang disewakan. Saya tertarik dan ingin menanyakan beberapa hal.
Agus: Iya, Raya. Benar, rumah ini memang sedang saya sewakan. Silakan kalau mau bertanya.
Raya: Pertama, saya ingin tahu berapa harga sewa rumah ini untuk satu bulan, Pak.
Agus: Harga sewa rumah ini adalah Rp1.500.000 per bulan, sudah termasuk penggunaan listrik dan air dasar.
Raya: Kalau saya berniat menyewa rumah ini dalam jangka waktu yang cukup lama, misalnya satu tahun, apakah ada kemungkinan mendapatkan potongan harga?
Agus: Untuk sewa satu tahun, saya bisa memberikan keringanan menjadi Rp1.400.000 per bulan karena lebih menguntungkan bagi saya juga.
Raya: Saya sangat tertarik, Pak. Namun, apakah Bapak bersedia menurunkan lagi menjadi Rp1.300.000 per bulan? Saya berjanji akan merawat rumah ini dengan baik.
Agus: Kalau Rp1.300.000 saya belum bisa menyetujui, Raya. Tetapi saya bisa memberi harga Rp1.350.000 per bulan sebagai jalan tengah.
Raya: Baiklah, Pak Agus. Setelah saya pertimbangkan, saya setuju menyewa rumah ini dengan harga Rp1.350.000 per bulan.
Agus: Baik, Raya. Kalau begitu kita akan membuat perjanjian sewa rumah agar hak dan kewajiban kita jelas.
Rf-Tifania Oktavia
